Senin, 14 Maret 2016

Tips Agar Kampas Kopling Jadi Awet

Kanvas atau kampas kopling memang mempunyai masa pakai. Semakin sering mobil digunakan maka semakin intens kampas kopling ini digunakan, maka akan semakin cepat tipis permukaannya. Bila sudah tipis, komponen penting dalam sistem penggerak kendaraan ini memang seharusnya kita ganti segera. Rata-rata penggantian kanvas kopling per 50 ribu kilometer.

Namun ternyata banyak juga kampas kopling kendaraan yang harus sudah diganti sebelum mencapai 50 ribu kilometer. Ini ternyata bukan karena kualitas kanvas kopling itu jelek. Tapi ternyata cara mengoperasikan kendaraan yang salah sehingga membuat kanvas kopling itu menjadi cepat habis.


Tips Agar Kampas Kopling Jadi Awet di sertai penjelasan secara detail

Oleh karena itu pada post kali ini akan kami berikan tips agar kampas kopling kendaraan anda tidak cepat habis. tips ini hanya berlaku bagi mobil atau kendaraan roda 4 dan sepeda motor laki atau motor besar.

Jangan Terlalu sering menginjak atau menarik pedal kopling

Efeknya terhadap keausan memang sangat jelas. Injakan ttau tarikan pedal kopling (untuk motor besar) yang nanggung seperti ini menempatkan kanvas kopling pada tingkat gesekan yang sangat keras. Itu sebabnya permukaan kanvas akan lebih cepat terkikis.

Kebiasaan ini masih sering dilakukan para pengendara. Terutama, di jalur padat dan saat menanjak. Mereka berargumentasi, dengan menginjak setengah kopling, maka mesin tidak akan mati. Ada benarnya, namun lebih banyak menimbulkan kerugian.
Baca juga:

Cara Mengatasi Pedal Gas Mobil Kendor


Lepaskan pedal kopling secara perlahan

Cara kedua yang harus kita perhatikan adalah saat melepas pedal kopling. Kanvas kopling akan jauh lebih awet apabila ketika melakukan perpindahan transmisi, kita tidak melepaskan pedal kopling secara menghentak. Lepaskan saja dengan perlahan-lahan seimbang dengan tekanan pada pedal gas.
Baca juga:

tehnik selamat berkendara dengan defensive driving


Sesuaikan gigi transmisi dengan kecepatan kendaraan

Penggunaan gigi transmisi harus sesuai dengan kecepatan kendaraan. Jangan terbiasa menggunakan gigi tinggi bila kecepatan mobil rendah. Kebiasaan ini masih sering dilakukan pengendara. Misalnya, menggunakan gigi 4 pada saat kecepatan kendaraan hanya 20km/jam.
Baca juga:

cara perawatan transmisi automatic agar nyaman dan awet


Sebenarnya, semua himbauan ini terkait dengan posisi kanvas kopling. Sebagai bagian dari sistem penggerak kendaraan, kopling beserta kanvasnya menjadi komponen penghubung antara mesin dan penggerak roda. Ia bertugas meneruskan daya yang dihasilkan akibat putaran mesin ke penggerak roda. Sehingga penggerak roda mampu menggerakkan total beban kendaraan.

Kanvas kopling akan lebih panjang usia bila ia betul-betul kita tempatkan semata-mata sebagai penghubung. Bukan sebagai penahan beban kendaraan. Caranya, ikutilah tiga kebiasaan di atas.

Info yang rugi jika anda lewatkan

Artikel Lanjutan

Mesin Pencari Athallah

Ketik topik atau pembahasan apa saja yang anda cari di internet menggunakan Athallah Search Engine dibawah ini. Caranya cukup ketikkan topik nya di kotak box dibawah, kemudian tekan enter. InsyaAllah bebas website porno dan spam

Tips Agar Kampas Kopling Jadi Awet
4/ 5
Oleh

Artikel Terbaru