Sabtu, 12 Maret 2016

Melihat Kerusakan Dengan Check Engine Lamp

Sistem diagnosis ini berada didalam ECU. Jika terjadi ketidaknormalan pada signal dari berbagai macam sensor, sistem diagnosa akan menyimpan kode kerusakan tersebut didalam ECU. Jika ada kerusakan, check engine lamp di dalam panel instrument akan menyala, dan memberitahu ke pengemudi akan kerusakan tersebut. Jika kerusakan tersebut telah diperbaiki, check engine lamp akan padam.

Jika test terminal dihubungkan dengan earth terminal, untuk mengetahui kode kerusakan yang telah disimpan di ECU akan ditandai dengan berkedipnya check engine lamp pada panel instrumen.

Melihat Kerusakan Dengan Check Engine Lamp. disertai penjelasan kode dan daerah kerusakan sesuai kode yang di dapat


Langkah - langkah dalam prosedur check engine lamp :

  • Posisikan kunci kontak pada posisi "ON".
  • Ketika kunci kontak pada posisi "ON" check engine lamp akan menyala (mesin dalam kondisi mati).
  • Ketika mesin menyala, check engine lamp akan mati, jika tidak padam hal ini menandakan sistem diagnosis telah menemukan adanya kerusakan.
Baca juga:

Tips perawatan Mesin EFI


Prosedur pembacaan kode diagnosis adalah sebagai berikut :

  • Periksa kondisi awal pada tegangan battery. Tegangan battery harus 11 Volt atau lebih.
  • Posisi Throttle valve harus dalam keadaan tertutup penuh.
  • Pastikan seluruh aksesories dalam keadaan mati.
  • Hubungkan test terminal dengan earth terminal dengan kabel jumbper.
  • Putar kunci kontak pada posisi "ON", hati-hati jangan menghidupkan mesin.
  • Hasil pembacaan kode diagnosis ditandai dengan berkedipnya check engine lamp.
  • Jika kerusakan terdeteksi, lihat "Trouble Shooting According to Diagnosis System".
  • Jika check engine lamp tidak berkedip tetapi tetap menyala, kemungkinan ada kerusakan pada ECU, untuk itu periksa system sirkuit diagnosis.

Penjelasan kode hasil diagnosis

Indikasi Kode Normal


Engine check lamp akan menyala selama 0,25 detik setelah kunci kontak d putar pada posisi "ON", dan berkedip selama 0,25 detik, lalu padam selama 0,25 detik. Hal tersebut terjadi berulang-ulang.

Indikasi Kerusakan

Jika hanya 1 kode kerusakan terdeteksi. Kode diagnosis terdiri dari 2 digit. Kedua angka tersebut di indikasikan dengan berkedipnya check engine lamp 4 detik setelah kunci kontak diputar ke posisi "ON". Check engine lamp akan menyala selama 0,5 detik kemudian mati selama 0,5 detik. Check engine lamp akan menyala sesuai nomor kode diagnosisnya dan kemudian akan berulang setelah 4 detik.

Jika Beberapa Kode Kerusakan Terdeteksi. Untuk hal ini, kode diagnosis di indikasikan menurut urutannya dan dimulai dari bilangan yang terkecil. Setiap kode diagnosis di indikasikan dengan pola tertentu setelah berhenti selama 2,5 detik diantara keluaran kode diagnosis lainnya. Setelah kode diagnosis tersebut dideteksi, engine check lamp akan padam selama 4 detik, kemudian mendeteksi kembali kode kode diagnosis tersebut dari awal.

Pembatalan Kode Diagnosis. Untuk menghapus kode diagnosis yang tersimpan di ECU setelah kerusakan diperbaiki, dapat dilakukan dengan cara melepas kabel dari terminal negatif (-) battery sekurangnya 10 detik pada kunci kontak pada posisi "OFF" (pada suhu ruangan 20 derajat Celcius).
Baca juga:

Langkah Pertama Jika Lampu ABS Nyala


Penjelasan tentang kode, diagnosa dan daerah kerusakan sesuai kode


KODE 13 : SINYAL PUTARAN MESIN

Isi diagnosa : 

Tidak ada sinyal putaran mesin yang masuk ke ECU dalam 2 detik selama starter.

Daerah kerusakan :

Sirkuit resistor variabel.
Sensor resistor variabel.

KODE 24 : SINYAL RESISTOR VARIABEL

Isi diagnosa : 

Tidak ada sinyal dari resistor variabel.

Daerah kerusakan :

Rangkaian pengapian.
Coil pengapian
ECU (Electronic Control Unit)

KODE 31 : SINYAL SENSOR TEKANAN

Isi Diagnosa : 

Sirkuit pressure sensor terbuka atau ada hubungan pendek (short).

Daerah kerusakan :

Rangkaian sensor tekanan.
Sensor tekanan.

KODE 41 : SINYAL THROTTLE POSITION SENSOR (A/T)

Isi Diagnosa : 

Ketika sinyal masukan throttle position sensor menunjukkan rangkaian terbuka atau ada hubungan pendek (short).

Daerah kerusakan :

Rangkaian sensor position throttle.
Sensor posisi throttle.

KODE 42 : SINYAL TEMPERATURE AIR PENDINGIN

Isi Diagnosa : 

Ketika rangkaian sensor temperature air pendingin mesin terbuka atau ada hubungan pendek (short).

Daerah Kerusakan :

Rangkaian sensor temperature air pendingin
Sensor temperature air pendingin.

KODE 43 : SINYAL TEMPERATURE UDARA MASUK

Isi Diagnosa : 

Ketika rangkaian sensor temperature udara masuk terbuka atau short.

Daerah Kerusakan :

Rangkaian sensor udara masuk.
Sensor temperature udara.

KODE 45 : A/C KOMPRESSOR

Isi Diagnosa : 

A/C pada posisi ON sinyal rotasi dari A/C kompressor menjadi rendah ketika slipping magnet clucth over load.

Daerah Kerusakan :

A/C magnet clucth.
A/C lock sensor sirkuit.
Baca juga:

Tenaga Mesin Drop Saat AC Nyala? Mungkin Ini Penyebabnya


KODE 51 : SINYAL SWITCH TIDAK ADA DI MEMORY

Isi Diagnosa :

Ketika throttle dibuka AC posisi ON atau A/T shift lever dipindahkan keposisi lain dari P atau N dengan terminal dihubungkan kode tidak tersimpan.

Daerah Kerusakan :

Rangkaian dan sensor posisi throttle
Posisi switch stick A/T
Rangkaian AC
Baca juga:

cara perawatan transmisi automatic agar nyaman dan awet


KODE 52 : SINYAL SENSOR KECEPATAN KENDERAAN

Isi Diagnosa : 

Ketika rangkaian sinyal sensor kecepatan kenderaan terbuka atau tertutup.

Daerah Kerusakan :

Rangkaian sensor kecepatan kenderaan
Sensor kecepatan kenderaan.
Baca juga:

cek sistem bahan bakar mobil EFI


Demikianlah artikel dengan topik bahasan Check Engine lamp pada Mobil EFI, semoga bermanfaat bagi kita semua.

Info yang rugi jika anda lewatkan

Artikel Lanjutan

Mesin Pencari Athallah

Ketik topik atau pembahasan apa saja yang anda cari di internet menggunakan Athallah Search Engine dibawah ini. Caranya cukup ketikkan topik nya di kotak box dibawah, kemudian tekan enter. InsyaAllah bebas website porno dan spam

Melihat Kerusakan Dengan Check Engine Lamp
4/ 5
Oleh

Artikel Terbaru