Jumat, 11 Maret 2016

17 Langkah Cek Mobil Bekas Sebelum Dibeli

Membeli mobil bekas adalah salah satu alternatif ganti mobil disaat harga mobil baru yang masih cukup tinggi. Akan tetapi bagi anda yang ingin membeli mobil bekas, maka silahkan perhatikan hal hal berikut ini agar tidak mengalami penyesalan di kemudian hari.

17 Langkah Cek Mobil Bekas Sebelum Dibeli disertai detail penjelasannya

Cek harga pasaran mobil bekas yang akan dibeli

Anda harus tahu berapa harga pasaran mobil bekas yang dibeli, dan mulailah menawar dengan harga dibawah harga tersebut. Lebih mudah menaikkan tawaran Anda daripada menurunkan harga tersebut. Informasi harga mobil bekas dapat diketahui dari situs-situs otomotif.

Ketika telah mengumpulkan data harga saat memilih mobil bekas, jangan langsung mempercayai hasil data yang Anda peroleh tersebut. Ingat, setiap penjual pasti mengharapkan keuntungan yang besar. Jadi, rata-rata harga mobil bekas tersebut sudah merupakan harga yang telah dinaikkan atau belum tentu harga pasar mobil bekas tersebut.

Kenali histori atau sejarah dari mobil yang hendak anda beli

Harus anda ingat, ketika akan membeli mobil bekas tersebut, bisa juga berarti Anda membeli problem orang lain. Pastikan Anda telah mengetahui sejarah mobil yang akan Anda beli termasuk juga perawatannya. Hal ini bisa kita ketahui dari kartu perawatan mobil tersebut. Cari informasi seakurat mungkin termasuk apakah mobil tersebut pernah terendam banjir, turun mesin, kecelakaan dan lain lain. Sebelum membeli mobil tersebut mintalah mekanik yang ahli untuk memeriksa mobilnya.
Baca juga:

Pertolongan pertama saat mobil Jadul mogok


Lakukan test drive

Usahakan mendapat izin kesempatan untuk melakukan Test Drive dengan jarak sejauh mungkin dengan aneka bentuk jalan. Bisa juga Anda mencoba ke daerah dimana mobil itu sering digunakan. Dengan test drive ini Anda dapat mengetahui masalah yang terdapat pada mobil tersebut.
Baca juga:

tehnik selamat berkendara dengan defensive driving


Tidak perlu terpengaruh dengn jumlah kilometer yang masih sedikit di odometer

Hati-hati juga dengan pemalsuan pada odometer. Hal seperti ini banyak dilakukan penjual yang nakal demi untuk meningkatkan value mobil yang akan dijualnya. Jadi jangan penah tertipu pada angka-angka yang tertampil di odometer tersebut.

Cek fisik mesin

Bukalah tutup pada mesin tersebut dan perhatikan baik – baik apakah terdapat belt yang aus, pipa bocor, oli berceceran dan juga periksalah apakah seluruh indikator bekerja dengan baik, demikian juga dengan lampu indikator.
Baca juga:

Tips perawatan Mesin EFI


Cek sasis mobil

Anda periksa dulu sasis mobil terlebih dahulu. Tujuannya untuk mengetahui sasis bengkok atau tidak. Hal ini bisa dilihat dari manual, artinya dengan diraba atau dilihat saja, maka mobil bekas tersebut akan diketahui sasisnya bengkok atau tidak. Ada beberapa tingkat kemiringan sasis mobil yang bisa dideteksi dengan cara manual:

Cek body mobil

Kalau rada bergelombang, biasanya sudah hasil dempul dan cat baru, bisa jadi pernah ada apa-apa sebelumnya. Jangan lupa periksa jeroan kap mesin, dan perhatikan sudut-sudutnya. Apakah ada bekas dempul atau cat yang bertekstur aneh? Biasanya kalau pengecatan biasa, mereka tidak sampai sedetil hasil cat pabrikan.
Baca juga:

Agar Cat Mobil Selalu Mengkilat


Cek cat mobil dan bumper mobil

Lihat juga apakah warna cat tidak belang, warna cat yang redup bisa jadi pertanda pernah dicat dengan cat yang berkualitas kurang baik. Untuk kondisi lalu lintas di Jabodetabek, bisa dibilang tidak mungkin apabila mobil tidak pernah bersenggolan dengan motor, karena itu apabila melihat bumper dalam keadaan mulus, hampir bisa dipastikan bahwa bumper pernah dicat atau diganti.

Cek dudukan lampu

Mobil dengan cat original mempunyai harga jual yang lebih tinggi. Mobil yang sudah pernah tabrakan parah tentunya harus dihindari, bila terlihat lampu kiri dan kanan tidak sama (yang satu kusam yang satu cerah), itu bisa jadi pertanda bahwa mobil pernah tabrakan dan lampunya diganti. Lihat juga apakah lampu depan dan lampu belakang duduk dengan benar dan tidak ada bagian yang retak, pecah atau ditambal.
Baca juga:

Jenis bohlam lampu (bulb) pada mobil


Cek fisik kap mesin

Kemudian coba buka kap mesin dan tutup bagasi, perhatikan dengan seksama bagian ujung atas kap mesin dan tutup bagasi apakah ada tanda-tanda bekas dicat, misalnya ada bekas las, dempul dan sebagainya. Mengingat bila pernah tabrakan yang paling sering kena adalah bagian-bagian ini. Cermati juga bagasi bagian belakang, coba angkat karpet tutup di bagasi, bila bagian ini bekas tertabrak biasanya bisa terlihat. Lihat juga baut-baut kap mesin dan tutup bagasi apakah ada cacat bekas dibuka, bila ada dapat dipastikan bahwa kap mesin atau tutup bagasi pernah dicat ulang.

Cek kondisi pintu

Lihat juga semua pintu, terutama bagian dalam karena bila sudah pernah dilas ketok di bagian itu biasanya tidak bisa sempurna. Coba tutup pintunya dan dengar apakah suara yang timbul terdengar normal. Nah ketelitian dalam membeli mobil bekas berdasarkan bodi mobil memang sangat penting, selain untuk keselamatan dan kenyamanan pengemudi dan penumpang, bodi mobil yang baik membuat nilai jual barang tersebut juga diperhitungkan di pasaran. Jadi bila ada penjual mobil bekas yang hendak berbohong, kejadian itu tidak menimpa Anda

Cek eksterior dan interior mobil

Beberapa part eksterior cukup sulit dicari. Harga pengecatan ulang juga tidaklah murah. Mobil yang dijual di showroom biasanya relatif lebih bagus eksterior dan interiornya. Showroom juga biasa melakukan proses "siram" cat dan/atau poles body saja, bukannya pengecatan ulang secara total (cat lama dikerok). Kisi-kiri AC Cerbul lumayan harganya. Karpet yang bau dan/atau interior yang bau rokok sebaiknya dihindari.

Cek kondisi bawah mobil

Perhatikan potensi karat area di kolong roda, area tersembunyi di sekitar engsel pintu depan, di front frame, di rear frame (di sekitar dudukan/mangkuk per belakang). Cek juga potensi leleran oli di bodi mesin bagian bawah.
Baca juga:

Cara merawat suspensi mobil


Cek kelistrikan mobil

Lihat kondisi area mesin dengan membuka kap mesin. Adanya kabel2 tambahan, apalagi tidak rapi dan/atau adanya kabel "jumper" sana-sini, adalah indikasi sistem kelistrikan yang bermasalah. Kabel kabel tambahan ini harus dapat dijelaskan fungsinya dan wajib dicoba. Kabel tambahan yang biasanya ada misalnya kabel relay klakson, relay lampu, relay starter, dan alarm. Adanya rembesan oli terutama di sekitar packing set adalah indikasi lain kemungkinan mesin tidak sehat. Cek juga kondisi aki mesin secara visual.

Cek kekentalan oli mobil

Buka tutup oli mesin. Lihat kondisi dalamnya. Jika terlihat jorok segera cari mobil lain. Cek dipstik oli. Oli standar Ceria adalah SAE 10-30 yang secara fisik cukup encer. Jika ketemu olinya kental dan apalagi kondisinya hitam maka ada kemungkinan: (1) mesin bermasalah, (2) penjual mengisi dengan oli yg lebih kental untuk menyembuyikan suara mesin yg berisik, atau (3) pemilik sebelumnya salah pilih oli. Colek ijung knalpot terhadap adanya *basah oli* yang mengindikasikan perlunya turun mesin dalam waktu dekat.
Baca juga:

Jenis Oli Mesin dan Fungsinya


semoga artikel 17 Langkah Cek Mobil Bekas Sebelum Dibeli ini bermanfaat. 

Info yang rugi jika anda lewatkan

Artikel Lanjutan

Mesin Pencari Athallah

Ketik topik atau pembahasan apa saja yang anda cari di internet menggunakan Athallah Search Engine dibawah ini. Caranya cukup ketikkan topik nya di kotak box dibawah, kemudian tekan enter. InsyaAllah bebas website porno dan spam

17 Langkah Cek Mobil Bekas Sebelum Dibeli
4/ 5
Oleh

Artikel Terbaru