Minggu, 31 Mei 2015

Jenis bohlam lampu (bulb) pada mobil

Bulb yang ada pada kendaraan roda 4 (mobil) banyak sekali macamnya. Pada post kali ini kami berikan penjelasannya:

1. H1
Bulb jenis ini biasa digunakan di mobil Jepang, Eropa sebagai bulb untuk lo beam, hi beam, dan juga foglamp. Ciri khas bulb ini adalah memiliki 2 tonjolan yang terletak di kedua sisi base dari bulb, memiliki satu pin di ujung bulb, memiliki potongan diagonal dan tidak memiliki ceramic UV filter di ujung bulbnya.

2. H3/H3C
Bulb jenis ini biasa digunakan untuk foglamp. Cirinya hampir sama seperti H1, tetapi tidak ada potongan diagonal dan memiliki kabel yang biasa digunakan sebagai massa. H3C merupakan jenis lain dari bulb H3 yang ujungnya memiliki 2 pin sehingga dapat langsung ditancapkan ke konektornya. H3C biasa digunakan di foglamp atas mobil Kijang.
Jenis bohlam lampu (bulb) pada mobil
3. H4
Bulb ini adalah bulb yang paling umum dari jenis bulb yang lain. Memiliki dua filamen (filamen depan diberikan tameng untuk lo beam, dan filamen belakang tidak diberikan tameng di bagian bawah sebagai hi beam), ditutupi oleh ceramic sebagai penangkal sinar UV, memiliki tiga kaki penahan (jam 12, jam 4, jam 8) dan tiga pin yang dapat dicolokkan ke socket H4 mobil. Jika dilihat dari pin yang keluar dari arah belakang bulb, maka urutannya adalah kiri = massa, atas = lo beam, kanan = hi beam.
Masalah yang sering terjadi pada bulb H4 adalah seringnya terjadi putus filamen. Cara yang dapat digunakan untuk mencegah hal ini adalah dengan menggunakan relay. Relay yang digunakan adalah untuk memutus arus lo beam ketika hi beam dialiri arus. Artinya ketika hi beam dihidupkan, lo beam akan mati, sehingga dapat mengurangi patas yang disebabkan oleh panas yang dihasilkan oleh kedua filamen.

4. H6
H6 sering digunakan untuk kendaraan roda dua, terutama yang kelistrikannya masih AC. H6 memiliki “solenoid” sederhana dengan menggunakan per yang ditarik ketika dialiri oleh arus ketika hi beam.

5. H7
Bulb ini umum digunakan sebagai lo beam pada mobil Eropa seperti Mercedez dan BMW. H7 memiliki kaki dibagian bawah base (jam 6) dan memiliki ceramic sebagai penahan sinar UV. Beberapa jenis motor juga menggunakan bulb ini seperti motor Ninja 250 dan Pulsar 220.

6. H8/H11
Bulb biasa digunakan sebagai foglamp, apalagi di mobil keluaran tahun 2000 ke atas. Ciri khasnya adalah mempunya ceramic anti UV dan memiliki kuncian konektor di sisi kiri dan kanan.

7. HB3
HB3 atau juga disebut sebagai 9005 bulb adalah jenis bulb yang biasa digunakan sebagai bulb hi beam. Ciri utamanya adalah tidak memiliki anti UV ceramic di bagian atas bulb.

8. HB4
HB4 atau juga disebut sebagai 9006 bulb adalah jenis bulb yang sering digunakan sebagai lo beam pada mobil dengan headlamp terpisah. Mobil Jepang biasa menggunakan bulb jenis ini. Cirinya mirip dengan HB3, tetapi memiliki anti UV ceramic di bagian atas bulb.

9. D1S, D3S
D1S dan D3Sadalah bulb yang berisikan gas xenon (High Intensity Discharge aka HID) dengan igniter yang menempel pada base bulb (D3S mercury free). Igniter di sini digunakan sebagai penembak salt (garam) yang berada di arc (tempat garam tersebut ditaruh) bulb agar garam tersebut dapat mengeluarkan sinar. Ciri yang paling jelas dari bulb ini adalah adanya sejenis kotak yang terintegrasi dengan base bulb.

10. D1R, D3R
Seperti D1S dan D3S, D1R dan D3R digunakan untuk reflector HID.

11. D2SD2S merupakan perkembangan dari D1S dimana igniter sudah terpisah dari bulb. D2S biasa digunakan di headlamp dengan jenis projector baik single xenon (tidak dapat hi beam) dan bi-xenon (mempunyai solenoid yang dapat menaik-turunkan tameng). Ciri dari bulb ini adalah memiliki tube yang berisi arc dan salt dengan seutas kawat di samping tube yang dilapisi oleh ceramic (ceramic di sini digunakan sebagai penahan panas yang dikeluarkan oleh arc sehingga kawat tidak mudah putus). D2S memiliki notch kotak dibagian atas (jam 12) dan notch bulat di bagian kanan atas (jam 2) jika dilihat dari belakang bulb.

12. D2R
Layaknya D2S, D2R merupakan bulb yang diperuntukkan untuk headlamp dengan reflector. Ciri hampir sama dengan D2S kecuali memiliki ceramic yang menutupi bagian bawah arc (supaya tidak memantulkan cahaya ke atas) dan memiliki notch bulat di bagian kiri atas (jam 11).

13. D4S
D4S merupakan pengembangan dari D2S dimana D4S tidak mengandung mercury (Hg Free). Perbedaannya terletak di notch bulat yang terletak di sebelah kanan (jam 3) jika dilihat dari belakang bulb dan ceramic pelapis kawat biasanya berwarna hijau (green) di bulb philips.

14. D4R
Seperti halnya D4S, D4R merupakan pengembangan dari D2R yang mengandung konsep mercury free. Perbedaan juga terletak di notch bulat yg ada di sebelah kiri (jam 9) jika dilihat dari belakang bulb.

15. Other types

Ada beberapa type bulb lain seperti bulb jenis khusus yang biasa digunakan di projector aftermarket China. Tetapi bulb seperti ini tidaklah umum digunakan.


Info yang rugi jika anda lewatkan

Artikel Lanjutan

Mesin Pencari Athallah

Ketik topik atau pembahasan apa saja yang anda cari di internet menggunakan Athallah Search Engine dibawah ini. Caranya cukup ketikkan topik nya di kotak box dibawah, kemudian tekan enter. InsyaAllah bebas website porno dan spam

Jenis bohlam lampu (bulb) pada mobil
4/ 5
Oleh

Artikel Terbaru